Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Njai Dasima: Tragedi Cinta dan Bujukan Berbalut Agama

 Njai Dasima Cerita Nyai Dasima menyimpan sentimen rezim penjajah hingga dilema soal agama. Kisah yang begitu melegenda di Jakarta sejak bernama Batavia. Pada tahun 1813, hidup Edward William (Tuan William) dan Nyai Dasima di Curuk, Tanggerang. Dasima sendiri adalah seorang pribumi dari Kampung Kuripan. Lokasi rumah Tuan William dan Nyai Dasima ada di Gambir dekat Kali Ciliwung. Disitu, mereka hidup bahagia dan dikaruniai seorang anak peranakan Indo bernama Nancy. Kebutuhan Nyai Dasima selalu dicukupi oleh Tuan William, seluruh gaji dari Tuan William diserahkan pada Nyai Dasima untuk dikelolanya. Penampilan Nyai Dasima selalu memesonakan para warga pribumi. Nyai Dasima menjadi terkenal di kampung kampung pribumi Batavia. Dia dikenal sebagai perempuan pribumi beragama Islam nan kaya raya yang menjadi gundik (istri piaraan yang tidak sah) dari pria kulit putih Nasrani. Kemasyhuran mengenai Nyai Dasima sampai ke telinga pria beristri yang bernama Samiun. Samiun sudah beristri yang ber...